MENYIBAK SELIMUT MALAM

بسم الله الرحمن الرحيم

Paya pesisir sangat berkesan, 
Menguntai rangkaian cerita imut,
 Yaa ayyuhal Muddatsir berisi seruan,
 Wahai insan yang berselimut,

 Ribuan kaum usir pak Fandzir,
 Sakit lelah dan larilah keringatan,
 Seruan Qum Fa-andzir, 
Bangkitlah dan berilah peringatan. 

 Merebak suara takbir 
Tak tertahan bertemu gaung asma Allah,
 wa rabbaka fakabbir,
 Dan Tuhanmu agungkanlah

 Formasi paskibraka sampai akhir, 
Dan lambaian bersilanglah, 
Watsiyabaka fathahhir 
Dan pakaianmu bersihkanlah

 Bawa rujak tak mujur,
 Buatan Rosa ditimpa galah,
 warrujza fahjur, 
Dan pebuatan dosa tinggalkanlah 

 Dewala melamun saat ditaksir, 
Ternyata sembari terlelap nyenyak,
 Walaa tamnun tastaktsir,
 Dan jangan memberi karena berharap banyak,

 Beli bika di balik tabir, 
Terketuk dipenuhi matah, 
patahan jamu tersebarlah,
Walirabbika fashbir 
Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu,
 bersabarlah. 


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mitra Terbaik Penulis, Mengungkap Kemudahan Penerbitan di PT Andi Offset Yogyakarta

Merangkai Kata Mencipta Makna : Kekuatan Diksi dalam Seni Bahasa

Pantun: Seni Kata, Aturan Bermakna, Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga dan Mengandung Filosofis Mendalam