KEPKEMENDIKBUDRISTEK NOMOR 032/H.KR/2024
KEPUTUSAN KEPALA BADAN STANDAR, KURIKULUM, DAN ASESMEN PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI NOMOR 032/H.KR/2024 TENTANG CAPAIAN PEMBELAJARAN PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, JENJANG PENDIDIKAN DASAR, DAN JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH PADA KURIKULUM MERDEKA CAPAIAN PEMBELAJARAN UNTUK SD/MI, SMP/MTS, DAN SMA/MA Capaian Pembelajaran pada fase A disusun selaras dengan fase fondasi untuk memastikan transisi pembelajaran yang berkesinambungan dari PAUD ke SD. dengan memperhatikan 6 (enam) kemampuan fondasi sebagai berikut: a. mengenal nilai agama dan budi pekerti; b. keterampilan sosial dan bahasa; c. kematangan emosi; d. pemaknaan terhadap belajar yang positif; e. keterampilan motorik dan perawatan diri; dan f. kematangan kognitif.
I.1. CAPAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI A. Rasional Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti adalah pendidikan yang memberikan pengetahuan dan membentuk sikap, kepribadian, dan keterampilan peserta didik dalam mengamalkan ajaran agama Islam. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti merupakan salah satu mata pelajaran wajib dalam Kurikulum Merdeka sebagai perwujudan unsur pokok agama (iman, Islam, dan ihsan). Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti diarahkan untuk menyiapkan peserta didik agar memiliki pemahaman dan menerapkan dasar-dasar agama Islam pada kehidupan sehari-hari dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia, meliputi (1) kecenderungan kepada kebaikan (alḥanīfiyyah); (2) akhlak mulia (makārim al-akhlāq); (3) sikap toleransi (al-samḥah); dan (4) kasih sayang untuk alam semesta (raḥmat li al-ālamīn). Keempat hal tersebut tergambarkan melalui elemen Al-Qur’an Hadis, akidah, akhlak, fikih, dan sejarah peradaban Islam. Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti menjadi pedoman bagi peserta didik dalam melaksanakan ajaran Islam dan menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan seharihari. Dengan memahami Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, peserta didik mampu menghadapi tantangan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mengoptimalkan potensi dirinya. Ruang lingkup Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti mencakup hubungan manusia dengan Allah Swt. (ḥabl min Allāh), sesama manusia (ḥabl min al-nās), dan lingkungan alam (ḥabl min al-ālam). Untuk itu, perlu pendekatan beragam yang berpihak pada peserta didik. Muatan materi pada Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti terdiri atas lima elemen, yaitu Al-Qur’an Hadis, akidah, akhlak, fikih, dan sejarah peradaban Islam. Melalui muatan materi tersebut, pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dapat berkontribusi dan menguatkan terbentuknya profil pelajar Pancasila yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. B. Tujuan Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti bertujuan untuk membimbing peserta didik agar 1. beriman, bertakwa kepada Allah Swt., dan berakhlak mulia 2. menjadi pribadi yang memahami dengan baik prinsipprinsip agama Islam terkait akidah berdasar ahl al-sunnah wa al-jamā‘ah, syariat, akhlak mulia, dan perkembangan sejarah peradaban Islam 3. mampu menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam berpikir sehingga dapat menyimpulkan sesuatu dan mengambil keputusan dengan benar, tepat, dan arif 4. mampu bernalar kritis dalam menganalisis perbedaan pendapat sehingga berperilaku moderat (wasaṭiyyah) 5. menyayangi lingkungan alam dan menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi; dan 6. menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan sehingga dapat menguatkan persaudaraan kemanusiaan (ukhuwwah basyariyyah), persaudaraan seagama (ukhuwwah Islāmiyyah), dan persaudaraan setanah air (ukhuwwah waṭaniyyah). C. Karakteristik Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebagai satu kesatuan sistem pembelajaran bertujuan untuk membangun dan mengembangkan peserta didik menjadi hamba Allah Swt. yang berakhlak mulia berdasarkan pemahaman yang benar dari bangunan ilmu yang terdiri atas Al-Qur’an Hadis, akidah, akhlak, fikih, dan sejarah peradaban Islam. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti mencakup elemen yang meliputi
(1) Al-Qur’an Hadis,
(2) akidah,
(3) akhlak,
(4) fikih, dan
(5) sejarah peradaban Islam.
Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti adalah sebagai berikut. Elemen Deskripsi Al-Qur’an Hadis Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti menekankan pemahaman AlQur’an dan hadis secara tekstual dan kontekstual yang teraktualisasikan sebagai nilai kehidupan. Akidah Akidah berkaitan dengan prinsip keyakinan yang akan mengantarkan peserta didik dalam memahami iman kepada Allah, para malaikat, kitabkitab Allah, nabi dan rasul, hari akhir Elemen Deskripsi serta qadā’ dan qadr. Keimanan ini menjadi landasan dalam melakukan amal saleh dan berakhlak mulia. Akhlak Akhlak merupakan buah dari iman dan ilmu yang mewarnai keseluruhan elemen dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Akhlak juga menjadi ukuran kesempurnaan manusia dalam kehidupan pribadi dan sosial. Elemen akhlak dikelompokkan dalam perilaku baik (maḥmūdah) dan perilaku tercela (mażmūmah). Pemahaman ini dapat mendorong peserta didik untuk berusaha memilih dan melatih diri (riyāḍah), disiplin (tahżīb), dan upaya sungguh-sungguh dalam mengendalikan diri (mujāhadah) supaya berperilaku baik terhadap Allah Swt., diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungan alam. Fikih Fikih merupakan interpretasi atas syariat yang memberikan pemahaman tentang hukum yang berkaitan dengan perbuatan mukalaf yang mencakup hubungan kepada Allah Swt. dan sesama manusia. Sejarah Peradaban Islam Sejarah Peradaban Islam menekankan pada kemampuan memahami sejarah untuk menjadi ibrah, teladan, dan inspirasi generasi penerus bangsa dalam menyikapi dan menyelesaikan berbagai permasalahan dalam membangun peradaban.
Komentar
Posting Komentar