Menulis Untuk Kemajuan

Bismillaahirrahmaanirrahim,


Practice makes perfect, menulis tidak mungkin lahir dengan kita menunggu, niat yang kuat adalah pijakan utama sebagai faktor internal yang akan menjadi pemicu ( trigger). Jangan takut gagal, bangun mindset bahwa kita bisa menulis. Membaca adalah pemancing otak agar interconnected terhadap ide-ide yang bisa ditulis, menulislah dengan step by step (adwaamuhaa wa in qalla, @atomic habits), mulailah menulis apa yang ada dalam benak, nikmati prosesnya, konsisten, disiplin dan pantang menyerah, karena kesuksesan adalah akumulasi dari kegagalan demi kegagalan. allaahumma paksakeun! Jika kita konsisten @istiqamah maka akan menjadi pembenaran terhadap kalimat "existensi kita adalah bagaimana kita menulis". So...masih menuruti mental writter block? Mainkan saja jemarinya, ikuti kata hati biarkan kata demi kata teronce dalam kalimat secara natural.

Syarat menulis adalah membaca, bisa dengan jalan mengonversi tulisan orang lain seperti articiple Intelligence. Menulis sesungguhnya berkaitan erat dengan kehidupan guru dan dosen. Jika ingin lancar dalam karir dan mendapatkan kemajuan dalam hidup maka mengasah keterampilan menulis menjadi sebuah keharusan. Macam-macam tipe orang membaca :

1. Membaca sebagai rujukan, maka langsung cari indeksnya

2. Membaca sebagai kesenangan, maka secara detail dibaca, halaman demi halaman, bab demi bab sampai selesai.

#terinspirasi oleh Dr. Ngainun Na'im Tulungagung.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mitra Terbaik Penulis, Mengungkap Kemudahan Penerbitan di PT Andi Offset Yogyakarta

Merangkai Kata Mencipta Makna : Kekuatan Diksi dalam Seni Bahasa

Pantun: Seni Kata, Aturan Bermakna, Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga dan Mengandung Filosofis Mendalam